Grand Final Red Bull Rebellion Rising Star Challenge Tim ExoG asal Pontianak Keluar Sebagai Pemenang | lololo73.net

Grand Final Red Bull Rebellion Rising Star Challenge Tim ExoG asal Pontianak Keluar Sebagai Pemenang

-

Red Bull Rebellion Rising Star Challenge bukan itu acara esports biasa, karena di dalam peristiwa tim Pemberontakan Red Bull ini sedang mencari talenta baru yang belum pernah disentuh oleh tim lain. Turnamen yang berlangsung selama delapan hari, dihadiri oleh 500 tim lagi yang dibagi menjadi empat kelompok berbeda.

Di setiap grup, ada tim kuat yang memiliki hak untuk bersaing di babak grand final Red Bull Rebellion Rising Star Challenge yang diadakan pada tanggal 1 Februari 2020. Mereka adalah ExoG dan PTK Publik dari Pontianak, KHG Molly dari Balikpapan, dan akhirnya Putangers dari Surabaya.

Grand Final Pemberontakan Red Bull Rising Star

Grand Final dari Red Bull Rebellion Rising Star pertandingan KHG Molly melawan Putangers dibuka. Di permainan KHG Molly ini berhasil menguasai permainan dengan sangat baik sehingga selesai permainan dengan posisi 2 vs 0.

Babak berikutnya adalah ExoG melawan PTK Publik. Kedua permainan yang dilewati oleh kedua tim selalu berjalan seimbang permainan awal tapi sangat meruncing akhir pertandingan. ExoG mendominasi semua jalur jadi PTK Public harus menyerah kalah dengan posisi yang hampir mirip permainan sebelumnya, 2 vs 0.

Perjuangan untuk posisi ketiga mempertemukan PTK Public melawan Putangers. Permainan itu berjalan cukup seimbang sampai ada pengejaran membunuh. Sayangnya, Putangers yang menang pada awalnya harus mengakui kekuatan PTK Publik hingga akhirnya pertandingan ditutup dengan skor 2 vs 1 untuk PTK Publik.

Setengah grand final dari Red Bull Rebellion Rising Star menyatukan ExoG dan KHG Molly. Kali ini permainan berjalan dengan format terbaik dari lima. KHG Molly yang bermain agresif berhasil membuat ExoG tertinggal di awal permainan. Sayangnya kondisi ini tidak bisa bertahan lama, karena ExoG berhasil bangkit dan menutup permainan dengan kemenangan.

Permainan Selanjutnya juga mirip dengan permainan pertama, tetapi perbedaan kali ini adalah kesalahan perhitungan KHG Molly menghasilkan penyelaman semakin bertambah yang tidak dapat dikandung oleh KHG Molly.

Permainan yang terakhir pada saat yang sama adalah tekad yang tegang untuk berjalan. ExoG dipukul oleh empat membunuh sekaligus masuk permainan awal. Tetapi kondisi ini tidak menghasilkan efek semakin bertambah yang diharapkan KHG Molly. Justru ExoG berhasil membalikkan keadaan dan berhasil menciptakan semakin bertambah dengan menggunakan Tuhan Dorong. Permainan yang ketiga menjadi penutup sekaligus penanda bahwa ExoG dari Pontianak menjadi pemenang Red Bull Rebellion Rising Star.

Recent posts

Build Terbaik untuk Xiangling di Genshin Impact

Xiangling adalah salah satu dari sedikit karakter Dampak Genshin yang bisa Anda dapatkan secara gratis. Tapi meski begitu, dia bukanlah karakter yang lemah atau...

[Opini] Yu-Gi-Oh! Forbidden Memories adalah Game Yu-Gi-Oh! Terbaik?

Untuk anak-anak kelahiran tahun 90-an, tentunya namanya Yu-Gi-Oh! sudah familiar. Serial kartun tentang permainan kartu ajaib bernama Duel Monsters ini telah menjadi fenomena budaya...

Rentetan Kasus yang Dialami CD Projekt usai Dikritik Soal Cyberpunk 2077

CD Projekt Red mengalami nasib yang tidak menguntungkan saat diluncurkan Game Cyberpunk 2077. Permainan yang terbaru ini secara mengejutkan berkinerja buruk saat dijalankan menghibur...

SteamDB Bocorkan Tanggal Steam Sale Pertama Tahun Ini

Steam sale sudah pasti menjadi event yang selalu mendapat perhatian tinggi dari para gamer. Hadirnya berbagai diskon menarik dari banyak game menjadi salah satu...

Analisis Sephiroth – Penjahat Edgy yang Selalu Membuatmu Ingat Kejayaan Final Fantasy

Video game memiliki banyak karakter protagonis ikonik dan / atau sudah dikenal banyak orang. Tetapi tidak banyak antagonis atau penjahat bisa menyandang status yang...

Popular categories

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Recent comments